Ada Yang ‘Beda’ Di Sharing Entrepreneur TDA Palu

DIPALU.COM – Mengutip kalimat Ippho Santosa, seorang motivator Indonesia bahwa “Memulai perlu Keberanian. Membesarkan perlu ilmu. Itulah kuncinya dalam bisnis,”.  Tentunya  menjadi pedoman dalam suatu wirausaha. Karena itu, melalui komunitas Tangan Diatas (TDA) Palu, semua hal tersebut dikemas dalam sharing entrepreneur, yang tentunya menjadi beda dari sharing biasanya.

Dengan  mengangkat tema ‘The Power Of Mindset For Entrepreneur’ yang digelar sabtu (11/3/2017) di gedung pogombo, tentunya semakin memikat dan mengundang rasa penasaran peserta, akan sharing yang akan digelar kali ini.

Orang biasanya salah kaprah. Mindset kebanyakan orang, entrepreneur adalah profesi. Itu salah.  Karena entrepreneur sebenarnya adalah mindset. Mas faiz adalah polisi. Tapi beliau di usahanya memiliki omset 400 juta per bulan. Tetapi dia tetap polisi. Artinya apa?, entrepreneur bukanlah profesi. Nah, mindset itu yang mau kita edufikasi dengan masyarakat, demikian diungkapkan Ketua Panitia Pelaksana Sharing entrepreneur, Ishak Basir, Jumat, (10/3/2017).

Ishak menambahkan, yang menjadikan kegiatan ini berbeda adalah, bagaimana cara mereka memviruskan entrepreneurship secara bertahap, dan membongkar mental peserta. Mulai dari Sharing, TDA CAMP,  Focus group discussion (FGD), hingga kelompok mentoring bisnis.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk road to TDA camp. Jadi tidak sekedar memberikan materi, tetapi juga pendampingan. Itu yang bedanya. Jadi tidak hanya sekedar menyampaikan. Tidak hanya seminar, tapi mendampingi atau mentoring itu yang penting” tutur ishak.

Bukan hanya sekedar tema, lanjut Ishak, namun pemateri dalam sharing kali ini juga tidak kalah memikat. Diantaranya Dr.Ir.Muh. Nur Sangadji, DEA selaku Dosen untad dan pemerhati UKM,  H. Isman Kamarudin selaku praktisi bisnis fashion dan Founder Mekar Group, Muh. Fahcry selaku Founder @soalPalu serta praktisi digital marketing. “Bagi kami tidak ada yang instan. Sehingga kami berharap agar pengusaha yang telah di mentoring itu, bisa bertahan dan berjangka panjang,” kata pria yang juga tampil sebagai pemateri dan founder dariindonesia.com ini.

Ia berharap kepada kepada para peserta yang akan mengikuti kegiatan sharing tersebut, bahwa seperti judul materinya yang akan dibawakan tentang ide, gerak dan momentum. Kalau kita punya ide, kita gerakkan. Dalam gerakan ada jatuh bangun. Tetapi dalam gerak juga memiliki momentum. Ketika ada momentum, disitulah kesuksesan. (KOM)