Persma Diharapkan Warnai Nilai-nilai dan Etika di Lingkungan Pers

DIPALU.COM – Di momen Dies Natalis Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) ke-25 di kota Palu, para Pers Mahasiswa (Persma) diharapkan lebih mewarnai nilai-nilai dan etika yang ada di lingkungan pers.

Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang guru besar Universitas Tadulako, Prof Dr Sutarman Yodo SH saat memberikan sambutan pada pembukaan Dies Natalis PPMI ke-25 di Auditorium Untad, Kamis (26/10/2017).

“Pers Mahasiswa artinya kalian berada dalam jenjang pendidikan tinggi,  sehingga sangat diharapkan bagaimana pers mahasiswa itu lebih mewarnai nilai-nilai dan etika yang ada di lingkungan pers,” ujarnya.

Ia berpesan bahwa hendaklah Persma menjadi perhatian utama bagaimana menjadikan pribadi sebagai insan pers yang dihormati oleh masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjend) Nasional PPMI, Irwan Syakkir mengatakan di momen Dies Natalis ini Persma berkumpul bukan untuk merayakan. Akan tetapi dengan tema yang diusung “Darurat Demokrasi dan Ruang Hidup” Persma hadir untuk membahas dan berbicara tentang ruang demokrasi atau ruang hidup pers mahasiswa.

“Genap sudah 25 tahun perhimpunan pers ini. Di angka 25 ini kami belum merasakan indahnya udara segar. Saya harap kita di internal pers mahasiswa bukan hanya menjadi media alternatif, tapi kita benar-benar memberikan informasi yang bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Selain itu, Sekjend PPMI Dewan Kota Palu, Apriawan mengatakan peserta Dies Natalis yang hadir 80 persen tertarik dengan tema yang diusung. (IIM)