Pilih Wagub, Parpol Diminta Ikuti Keinginan Gubernur

DIPALU.COM – Hingga saat ini, pengisian jabatan Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengganti Almarhum Sudarto belum juga terwujud. Kondisi ini membuat Ketua Asosiasi Ilmu Politik Indo, Dr. Slamet Riadi Cante, MSi, menyarankan agar empat partai pengusung mengikuti keinginan Gubernur Longki Djanggola.

Dikatakan, pengisian jabatan wakil gubernur tidak akan berlarut-larut, seandainya partai pengusung dapat memahami keinginan gubernur. Ia meminta parpol pengusung tidak memaksakan kehendak, dan lebih berbesar hati mengikuti keiginan gubernur.

Menurutnya, Gubernur Sulteng pernah mengeluarkan statemen yang menginginkan pengganti almarhum Sudarto bukan dari kalangan politisi. Hal ini tentunya merupakan sinyal kepada partai pengusung. “Harusnya ini dipahami parpol pengusung. Karena gubernur yang paling paham kerja-kerja pendampingnya,” terang Ketua Pusat Pengkajian Politik dan Otonomi Daerah Fisip Universitas Tadulako itu.

Ia juga menilai bahwa pertimbangan geo politik sudah tidak relevan untuk dikembangkan, mengingat jabatan wagub identik dengan pergantian antara waktu. “Idealnya, sistem musyawarah mufakat perlu dikedepankan dalam penetapan wagub ketimbang voting. Saya pikir jika partai pengusung legowo, posisi wakil gubernur akan cepat terisi,” jelasnya. (SSL)