PLN datangkan Tower Emergency, Percepat Pemulihan Gangguan Transmisi

DIPALU.COM – Hingga Selasa (25/4/2017) pagi tadi, Tim Gabungan PLN telah standby untuk proses recovery gangguan transmisi 150 KV Poso – Sidera, tepatnya di lokasi robohnya tower nomor 46.

Tenda posko darurat pun telah didirikan di lokasi kejadian, guna mendukung percepatan recovery tower roboh tersebut. Tim gabungan yang sudah standby di lokasi yaitu Tim Pemeliharaan Penyaluran AP2B, Tragi Palu dan UPP Kitring Sulteng.

Seperti diketahui Tower transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV yang menghubungkan Poso-Sidera roboh pada pukul 08.30 WITA.  Diakibatkan banjir bandang dimulai dari hujan lebat sejak pukul 22.00 malam pada tanggal (23/04) yang membuat aliran sungai Puna yang terletak di Desa Tabalu, Kecamatan Poso Pesisir Selatan berubah. Hal tersebut menyebabkan pondasi tower tergerus dan membuat Tower No. 46 transmisi Poso-Sidera roboh,terang Maneger PLN Area Palu, Emir.

“Pada hari Selasa ini, PLN juga tengah melakukan normalisasi aliran sungai untuk persiapan penguatan calon titik lokasi tower Emergency Restoration System (ERS).  1 kontainer tower ERS dari Gorontalo dan 3 kontainer tower ERS dari Makassar telah diberangkatkan sejak pagi hari ini, masing-masing membutuhkan waktu: 14 jam dari Gorontalo dan 18 jam dari Makassar menuju lokasi tower roboh,” ujarnya.

Ia mengatakan kodisi pengerjaan ini akan diperkirakan selama delapan hari atau sampai tanggal 2 Mei 2017 dan dengan kodisi 8 jam mati 4 jam menyala, namun bukan aturan baku yang artinya jika kondisi sudah membaik maka pengerjaan dapat lebih cepat pulih, tukasnya.

Di lokasi lain, sejak Senin siang (24/4/2017) PLN juga telah membuat posko terkait informasi pemulihan sistem yang berlokasi di kantor PLN Area Palu di Jl. Kartini Kota Palu. (AND)